Translator Gadget

Jumat, 16 Desember 2011

Definisi Managemen Umun




 Pengertiam Managemen
       Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Sementara itu, Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal; dalam berbagai bidang seperti industri, pendidikan, kesehatan, bisnis, finansial dan sebagainya. Dengan kata lain efektif menyangkut tujuan dan efisien menyangkut cara dan lamanya suatu proses mencapai tujuan tersebut
 


A.      TINGKATAN MANAJEMEN
Tingkatan dalam sebuah Manajemen (dari bawah ke atas) ada 4 diantaranya adalah:
1.      Non Managerial adalah bagian dari sebuah perusahaan atau instansi yang tidak masuk dalam struktur ke-manajemenan,tingkatan ini bertugas menjalankan perintah-perintah yang sudah dibuat pleh para manajer,contoh:operator pabrik
2.     First Line Management (Manajemen Lini Pertama) atau yang lebih dikenal dengan istilah manajemen professional,tingkatan manajemen ini merupakan tingkatan manajemen yang paling rendah setelah Non Managerial,mengapa disebut paling rendah karena tingkatan ini hanya bertugas untuk mengawasi dan memimpin karyawan non-managerial,non-managerial disini adalah karyawan yang tidak termasuk dalam struktur ke-Manajemenan dalam sebuah perusahaan atau instansi tertentu.
3.     Middle management (Manajemen Tingkat Menegah),tingkatan manajemen ini memiliki peran sebagai penghubung (connector) antara Manajemen Tingkat Pertama (First Line Management) dan Manajemen Puncak,karena posisi manajemen ini berada ditengah antara manajemen tingkat rendah dan manajemen tingkat tinggi (puncak).
4.     Top Management (Manajemen Puncak),tingkatan ini adalah tingkatan tertinggi dalam piramida manajemen (lihat Gambar 1),dimana pada tingkatan ini bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum untuk mengarahkan jalannya sebuah instansi atau perusahaan tertentu.


FUNGSI MANAJEMEN
Manajemen memiliki peranan yang sangat penting sekali dalam sebuah perusahaan atau instansi,dimana fungsi-fungsi dasar tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
1.     Planning (Perencanaan) merupakan fungsi dasar dimana perncanaan ini merupakan ujung tombak dari kegiatan yang akan dilaksanakan di  masa mendatang,perencanaan ini disusun secara teratur dan logis,sehingga dapat dengan mudah ditrima dan implementasikan di lingkungan perusahaan atau instasi tersebut.
2      Organizing (Pengorganisasian) memiliki makna menciptakan sturktur yang saling berkaitan atau berhububgan satu sama lain dalam sebuah ke-manajemenan dan memiliki pengaruh antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya.
3.     Actuating (Menggerakkan) berperan sebagai penggerak atau motivator terhadap anggota-anggotanya untuk berusaha bersama-sama dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan sebelumnya sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan bersama.
4.     Controling (Pengawasan) berperan sebagai pengawas dari kegiatan dalam sebuah perusahaan atau instansi agar kegiatan didalamnya dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.


Teori Manajemen Klasik
  • Robert Owen
Dimulai pada awal tahun 1800-an sebagai Manajer Pabrik Pemintalan Kapas di New Lanark, Skotlandia. Robert Owen mencurahkan perhatiannya pada penggunaan faktor produksi mesin dan faktor produksi tenaga kerja. Dari hasil pengamatannya disimpulkan bahwa, bilamana terhadap mesin diadakan suatu perawatan yang baik akan memberikan keuntungan kepada perusahaan, demikian pula halnya pada tenaga kerja, apabila tenaga kerja dipelihara dan dirawat (dalam arti adanya perhatian baik kompensasi, kesehantan, tunjangan dan lain sebagainya) oleh pimpinan perusahaan akan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Selanjutnya dikatakan bahwa kuantitas dan kualitas hasil pekerjaan dipengaruhi oleh situasi ekstern dan intern dari pekerjaan. Atas hasil penelitiannya Robert Owen dikenal sebagai Bapak Manajemen Personalia. Dia juga sebagai salah seorang pendiri gerakan koperasi konsumsi, adapun usaha yang pernah dilakukan dan mengalami kegagalan adalah mendirikan suatu komune di New Harmoni, Indiana pada tahun 1824.
  • Charles Babbage
Charles Babbage adalah seorang Profesor Matematika dari Inggris yang menaruh perhatian dan minat pada bidang manajemen. Perhatiannya pada operasi-operasi pabrik yang dapat dilakukan secara efisien. Dia percaya bahwa aplikasi prinsip-prinsip ilmiah pada proses kerja akan menaikkan produktivitas dari tenaga kerja dan menurunkan biaya, karena pekerjaan-pekerjaan dilakukan secara efektif dan efisien. Dia menganjurkan agar para manajer bertukar pengalaman dan dalam penerapan prinsip-prinsip manajemen. Perhatiannya diarahkan dalam hal pembagian kerja (devision of labour), yang mempunyai beberap keunggulan, yaitu :
  1. Waktu yang diperlukan untuk belajar dari pengalaman-pengalaman yang baru.
  2. banyaknya waktu yang terbuang bila seseorang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, dan orang tersebut harus menyesuaikan kembali pada pekerjaan barunya sehingga akan menghambat kemajuan dan ketrampilan pekerja, untuk itu diperlukan spesialisasi dalam pekerjaannya.
  3. Kecakapan dan keahlian seseorang bertambah karena seorang pekerja bekerja terus-menerus dalam tugasnya.
  4. Adanya perhatian pada pekerjaannya sehingga dapat meresapi alat-alatnya karena perhatiannya pada itu-itu saja.
Kontribusi lain dari Charles Babbage yaitu menciptakan mesin hitung (calculator) mekanis yang pertama, mengembangkan program-program permainan untuk komputer, mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan antara para pekerja dengan pemilik perusahaan, juga membuat skema perencanaan pembagian keuntungan.

Dimensi Etika dalam Manajemen
Etika adakah pandangan , keyakinan & nilai akan sesuatu yg baik & buruk, benar & salah (Griffin)

Etika Manajemen adalah standar kelayakan pengelolaan organisasi yg memenuhi kriteria etika

EMPAT PANDANGAN TENTANG PERILAKU YANG ETIS

    Perilaku yg etis ,perilaku yg akan memberikan kebaikan terbesar bagi sbg besar orang.
Individualism view
    Perilaku yg etis, perilaku yg dlm jangka panjang memberikan kepentingan bagi diri sendiri.
Moral-rights view
    Perilaku yg etis,  perilaku yg menghargai hak asasi manusia yg dianut oleh semua orang.
perilaku yg etis,  perilaku yg tidak memihak, jujur & adil dlm memperlakukan orang.

ETIKA MANAJERIAL

Tindakan etis dari seorang manajer akan mempunyai dampak positif bagi orang lain di tempat kerja serta manfaat sosial bagi masyarakat & sebaliknya

    DILEMA BERKAITAN DG ETIKA YG DIHADAPI MANAJER
Ethical dilemma situasi yg memaksa seseorang utk memutuskan suatu tindakan,  meskipun memberikan keuntungan secara personal / organisasional, / keduanya. Mungkin keputu-san tsb dianggap tdk etis.

Nilai Personal sebagai standar Etika
Nilai (Values) sendiri pd dasarnya merupakan pandangan ideal  yg mempengaruhi cara pandang, cara berfikir & perilaku dari seseorang.

Nilai Personal atau Personal Values pada dasarnya merupakan cara pandang, cara pikir, & keyakinan yg dipegang oleh seseorang sehubungan dg segala kegiatan yg dilakukannya

Nilai Personal terdiri dari nilai terminal & nilai instrumental. Nilai terminal pada dasarnya merupakan pandangan & cara berfikir seseorang yg terwujud melalui perilakunya, yg didorong oleh motif dirinya dlm meraih sesuatu. Nilai instrumental  :  pandangan & cara berfikir seseorang yg berlaku utk segala keadaan & diterima oleh semua pihak sebagai sesuatu yg harus diperhatikan & dijalankan.

Penelitian Empiris mengenai Nilai Terminal & Nilai Instrumental (Kreitner,1992)

Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai-nilai terminal yg perlu untuk dimiliki adalah :
Kejujuran, tanggung jawab, kapabilitas, ambisi & independensi.

Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai-nilai instrumental yg perlu dimiliki adalah :  Penghargaan terhadap pribadi, keamanan & kesejahteraan keluarga pekerja, kebebasan & kemerdekaan, dorongan utk meraih sesuatu & kebahagiaan

Konflik Nilai

Konflik intrapersonal pada dasarnya terjadi umum nya di dalam individu & antar individu.

Konflik individu - organisasi pada dasarnya merupakan konflik yg terjadi pada saat nilai yg dianut oleh individu berbenturan dg nilai yg hrs ditanamkan oleh perusahaan

Konflik antar Budaya pada dasarnya merupakan konflik antar individu maupun antara individu dg orgns yg disebabkan oleh adanya perbedaan budaya antara individu atau organisasi yg bersangkutan

Strategi Pengelolaan TangJawab Sosial Perusuhaan

Strategi Reaktif
    Kegiatan bisnis yg melakukan strategi reaktif dlm tangjawab sosial cenderung menolak atau menghindarkan diri dari tangjawab sosial

Strategi Defensif
    Strategi defensif dlm tangjawab sosial yg dilakukan oleh pershn terkait dg penggunaan pendekatan legal atau jalur hukum utk menghindarkan diri atau menolak tanggung jawab sosial .

Strategi Akomodatif
    Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yg di jalankan perusahaan dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat & lingkungan sekitar akan hal tersebut

Strategi Proaktif
    Perusahaan memandang bahwa tangjawab sosial adalah bagian dari tangjawab utk memuaskan stakeholders. Jika stakeholders terpuas kan, maka citra positif terhadap pershn akan terbangun.

Manfaat Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Manfaat bagi Perusahaan
    Citra Positif Perusahaan di mata masyarakat & pemerintah

Manfaat bagi Masyarakat
    Selain kepentingan masyarakat terakomodasi, hubungan masyarakat dg perusahaan akan lebih erat dlm situasi win-win solution.

Manfaat bagi Pemerintah
    Memiliki partner dlm menjalankan misi sosial & pemerintah dlm hal tanggung jawab sosial.

Kesimpulan :
Sampai saat ini belum ada yang bisa mendefinisikan manjemen secara menyeluruh, dikarenakan arti manajemen yang sangat luas dan fungsi yang tak terbatas.
Tapi dengan adanya pembahasan dari para ahli, kita dapat menyimpulkan bahwa Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya secara efektif”.




sumber: 
http://jefrindra.ngeblogs.com/2009/12/02/pengertian-manajemen-umum/  http://marlonboby.wordpress.com/2010/12/11/manajemen-dan-manajer/
http://yumeikochi.wordpress.com/2011/04/26/teori-manajemen-klasik/
http://galiepikun.blogspot.com/2010/09/tanggung-jawab-sosial-manajer.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan anda. Berikan komentar pada artikel yang anda baca, karena komentar anda sangat bermakna buat Yusrizal's Blog.